Brands & People

Perubahan besar tidak terjadi dalam ruang hampa; ia digerakkan oleh individu dan komunitas yang berani mengambil langkah nyata. Kategori Brands & People menyoroti tokoh inspiratif, inovator lokal, dan merek (brands) yang secara aktif berkomitmen pada praktik bisnis keberlanjutan dan etika hijau di Indonesia.

Dari wawancara mendalam dengan pendiri startup pengolahan limbah hingga ulasan jujur tentang komitmen lingkungan sebuah brand mode lokal, halaman ini adalah tempat kami merayakan kemenangan kecil dan besar. Kami membedah siapa yang benar-benar peduli, dan siapa yang sekadar melakukan greenwashing.

Pitch Profil ke Redaksi ➔

Brands & People, Gaya Hidup, Green Economy

Mengenal 100% Virgin Cotton: Apa Itu dan Perbedaannya dengan Cotton Biasa?

Apa Itu 100% Virgin Cotton? 100% virgin cotton merujuk pada serat kapas yang diambil dari benang kapas yang belum pernah digunakan sebelumnya. Berbeda dengan kapas biasa yang mungkin diolah dari serat bekas atau dicampur dengan serat lain, virgin cotton dihasilkan secara eksklusif dari serat kapas murni yang baru dipanen. Proses produksinya melibatkan penanaman tanaman kapas […]

Brands & People, Gaya Hidup

Moncler: Di Balik Kecemerlangan Sebagai Brand Paling Hijau

Asal Usul Moncler Moncler, yang didirikan pada tahun 1952, memiliki akar yang kuat dalam sejarah dan inovasi. Dimulai sebagai merek yang menyediakan pakaian untuk pendaki gunung, Moncler memenuhi kebutuhan akan perlindungan maksimal dalam kondisi cuaca ekstrem. Berbasis di Monestier-de-Clermont, Prancis, nama Moncler berasal dari singkatan nama lokasi tersebut. Pakaian pertama yang diluncurkan oleh perusahaan ini

Brands & People, Gaya Hidup

Tencel: Kelebihan, Kekurangan, dan Keunikan

Apa itu Tencel? Tencel adalah serat tekstil yang dihasilkan dari bahan baku alami, khususnya dari kayu yang dikelola secara berkelanjutan. Proses produksi Tencel menggunakan teknologi yang ramah lingkungan, di mana kayu yang digunakan berasal dari hutan yang terkelola dengan baik. Serat ini dikenal juga dengan nama Lyocell dan diproduksi melalui proses yang melibatkan pelarutan serat

Brands & People, Gaya Hidup

Tencel: Bahan Pakaian Biodegradable Pilihan di Kalangan Fashion Ramah Lingkungan

Apa itu Tencel? Tencel adalah serat ramah lingkungan yang dihasilkan dari pulp kayu, khususnya melalui pemrosesan bahan baku yang diambil dari pohon eucalyptus, beech, dan spruce. Proses produksi Tencel dilakukan dengan pendekatan berbasis keberlanjutan yang mengutamakan efisiensi penggunaan sumber daya alam serta mengurangi dampak lingkungan. Dalam tahap awal, kayu yang dipilih diolah menjadi pulp menggunakan

Brands & People, Gaya Hidup, Green Economy, Rumah & Taman

IKEA: Apakah Benar Salah Satu Brand Paling Hijau di Dunia?

Pendahuluan: Gambaran Umum IKEA dan Komitmennya terhadap Lingkungan IKEA, yang didirikan pada tahun 1943 di Swedia oleh Ingvar Kamprad, telah menjadi salah satu merek furnitur terkemuka di dunia. Dengan pendekatan inovatif dan harga yang terjangkau, perusahaan ini menjawab kebutuhan masyarakat modern akan produk-produk berkualitas tinggi tanpa mengorbankan estetika. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan bisnisnya, IKEA

Scroll to Top