Author name: Sinta Adina

Sinta Adina adalah penulis di Hidup Hijau yang percaya bahwa perubahan besar dimulai dari langkah yang tidak sempurna. Lahir dan besar di Jakarta, perjalanan ramah lingkungannya tidak dimulai dari menjadi aktivis, melainkan dari rasa lelah melihat tumpukan sampah plastik di apartemennya sendiri. Ia tahu betul susahnya melepaskan ketergantungan pada fast fashion dan kopi es gelas plastik. Karena itu, misi Sinta sederhana: menerjemahkan isu lingkungan yang rumit menjadi panduan sehari-hari yang realistis, terjangkau, dan 100% bebas dari rasa bersalah. Jika ia sedang tidak menulis, Anda mungkin akan menemukannya sedang bereksperimen dengan kompos atau mencoba menyelamatkan tanaman hiasnya yang hampir layu.

Brands & People, Gaya Hidup

Apa Itu Tencel dan Mengapa Penting untuk Sustainable Fashion?

Di tengah meningkatnya kesadaran terhadap dampak lingkungan dari industri mode, material biodegradable seperti Tencel semakin mendapatkan perhatian. Tencel dikenal sebagai bahan berkelanjutan yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga serbaguna, cocok untuk kebutuhan mode dan lainnya. Artikel ini akan menggali lebih dalam mengenai sejarah, pertumbuhan, dan dampak Tencel, serta membandingkannya dengan bahan ramah lingkungan lainnya. […]

Brands & People, Gaya Hidup, Green Economy

Green Marketing: Antara Gimmick dan Realita untuk Lingkungan

Pengertian Green Marketing Green marketing merupakan suatu strategi pemasaran yang berfokus pada produk dan layanan yang ramah lingkungan. Konsep ini tidak hanya melibatkan promosi produk yang bersifat ‘hijau’, tetapi juga mencakup seluruh proses produksi dan distribusi yang minim dampak negatif terhadap lingkungan. Dalam konteks ini, green marketing bertujuan untuk menyelaraskan objektif bisnis dengan kebutuhan konsumen

Gaya Hidup, Green Economy

Bahan Ramah Lingkungan: Masa Depan Sustainable Fashion

Pengantar: Pentingnya Sustainable Fashion Sustainable fashion atau mode berkelanjutan merujuk pada pendekatan dalam industri fashion yang mempertimbangkan dampak lingkungan dan sosial dari setiap tahap produksi dan konsumsi. Konsep ini melibatkan penggunaan bahan ramah lingkungan, seperti serat organik, daur ulang, dan proses produksi yang bertanggung jawab. Di tengah meningkatnya kesadaran akan perubahan iklim dan dampak besar

Green Economy, Teknologi & Mobilitas

Mengapa Indonesia belum Memiliki Mobil Listrik Sendiri?

Pendahuluan: Mobil Listrik di Indonesia Mobil listrik telah menjadi topik perbincangan yang hangat di kancah otomotif global, termasuk di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai inisiatif telah diambil untuk memperkenalkan teknologi ramah lingkungan ini kepada masyarakat. Meski demikian, adopsi mobil listrik di Indonesia masih tergolong lambat dibandingkan dengan negara-negara lain yang lebih maju. Salah satu

Gaya Hidup

Makna Sebenarnya Gaya Hidup Hijau dan Kontribusinya terhadap Lingkungan

Pengertian Gaya Hidup Hijau Gaya hidup hijau merujuk pada serangkaian perilaku dan pilihan yang bertujuan untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. Dalam konteks ini, gaya hidup hijau tidak hanya sekadar mengurangi penggunaan plastik atau memilih produk yang ramah lingkungan, tetapi juga mencakup perubahan mendasar dalam pola pikir serta kebiasaan sehari-hari. Kesadaran lingkungan yang terbangun menjadi

Scroll to Top